Tidak sedikit orang yang terkena penyakit HFS (Hemifacial Spasm), seperti yang dialami oleh laki – laki bernama lengkap Imam Dasuki ini.

Tidak kurang dari tujuh tahun ia mengalami gejala kedutan di wajah sebelah kanan yang semakin lama semakin merambah ke bibir dan lehernya.

Memang tidak merasa nyeri tapi kedutan di wajahnya yang semakin sering muncul itu membuat laki – laki kelahiran 6 Juli 1965 ini merasa  terganggu dan minder apalagi Imam Dasuki adalah seorang Vice President di salah satu perusahaan besar di Indonesia.

Tidak berbeda dengan pasien – pasien sebelumnya yang pernah menderita HFS, Imam Dasuki pun melakukan pengobatan suntik botox yang hasilnya malah membuat wajahnya terasa kaku.

Satu pengobatan saja tidak cukup, laki – laki berumur 47 tahun ini juga melakukan terapi tusuk jarum sampai 15 kali. Sesering itu, terapi tusuk jarum tidak mampu membuat wajah kanan Imam Dasuki berhenti berkedut.

Ia melanjutkan usahanya dengan berobat ke sinshe di Jakarta. Tapi tetap saja pengobatan tidak berhasil padahal sudah melebihi target yang seharusnya dilakukan hanya tiga kali Imam Dasuki sudah melakukan sampai lima kali.

Masih belum sembuh juga ia sampai melakukan pengobatan tradisional dari Arab, “kepala kanan dipencet – pencet (seperti ditotok)”. Lagi lagi belum berhasil menyembuhkan, sedangkan gerakan kedutan di wajahnya sudah tidak bisa ditunda padahal sebagai wakil pimpinan perusahaan ia akan sering menemui banyak orang.

Inilah kehidupan, jalan tidak akan selamanya lurus dan di dalam kesulitan pasti ada kemudahan, begitu juga dengan masalah yang dihadapi Imam Dasuki melawan sakitnya. Melalui dr. Agus Chairul Anab SpBS ia mendapatkan info pengobatan di Surabaya dengan dr. Sofyanto SpBS.

Dengan rasa percaya diri Imam Dasuki mendaftarkan dirinya untuk operasi HFS di RS. Bedah Surabaya. Tepatnya pada 16 Januari 2013 operasi dilaksanakan.

Perjalanan Imam Dasuki tidak pendek untuk mendapatkan kesembuhan atas penyakit yang menempel di tubuhnya. Inilah jawaban Tuhan atas kerja kerasnya untuk menjadikan wajahnya normal kembali.

“Saya senang, lega operasinya berjalan lancar dan kedutannya hilang total ” terang Imam Dasuki saat ditanya tentang perasaannya usai operasi. “tapi masih pusing dan lemes” lanjutnya menjelaskan keadaannya setelah dua hari dioperasi.

Kini wajah Imam Dasuki sudah terbebas dari kedutan, hanya saja ia masih butuh istirahat untuk memulihkan kondisi tubuhnya yang masih lemas setelah operasi.

Affiliation

  • Komunitas Trigeminal Neuralgia Indonesia
  • Comprehensive Brain & Spine
  • Komunitas Cervical Indonesia
Previous Next

Polling

New Website

Bagaimana pendapat anda tentang tampilan baru website ini?

1
91
Tampilan bagus, isi bagus.
2
71
Tampilan bagus, isi kurang.
3
47
Tampilan kurang, isi kurang.
4
37
Tampilan kurang, isi bagus.
5 Votes left

Surabaya Corner

 peta-surabaya

Surabaya atau lebih dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan pertempuran heroik nya yang terjadi di tahun 1945 antara Pejuang-pejuang Arek-Arek Suroboyo melawan tentara Inggris.

Read more...

“The Soerabaja”, Games Souvenir Khas Surabaya Bikinan Mahasiswa Ubaya


sovenir-thesoerabaja 
 

Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan ternyata belum memiliki souvenir yang benar – benar khas Surabaya.

Read more...

Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda Sampai Fasilitas Manula


surabaya                    


Kota Surabaya saat ini tidak hanya dikenal dengan kebersihan dan kerapiannya saja tapi juga dikenal memiliki puluhan taman indah yang tersebar di berbagai penjuru kota. Taman yang lengkap dengan  aneka bunga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota tapi sekaligus menjadi tempat wisata bagi warga.

Read more...