sunarmutuwati-hfs

Oleh : Sunar Mutuwati - Bandung

Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi kedutannya, saya bersyukur wajah saya sudah kembali seperti semula”, kata Sunar dengan tersenyum.

Wanita yang bernama lengkap Sunar Mutuwati (60) ini selama sepuluh tahun menderita spasme pada sisi wajah kanannya.

Ia pun mengatakan gejala awal saat ia merasakan adanya spasme. Ia pergi ke salah satu dokter saraf di Bandung, namun hanya diberikan obat saja. “pertama kali mata saya kedutan langsung saya bawa ke dokter dan dokter hanya memberikan obat penenang saraf saja”, cerita Sunar.

Wanita kelahiran Yogyakarta ini mengaku selain melakukan pengobatan di Bandung, ia juga sempat ke Jakarta untuk mencari kesembuhan yaitu membebaskan satu sisi wajahnya dari spasme yang menurut ia juga mengganggu aktifitasnya. “iya mengganggu sekali, mau baca jadi susah, mau tidur juga susah, karena sisi wajah kanan dan mata saya terus bergerak, kan jadinya tidak bisa memejamkan mata”, kenang Sunar dengan tertawa kecil.

Semangat dalam diri Sunar tidak pernah surut, ia terus berusaha mencari pengobatan dari dokter sampai pengobatan – pengobatan tradisional. “saya sudah pernah akupuntur, lalu botox itu dua kali tapi belum berhasil juga, memang pernah ada perkembangan tapi hanya sementara”, kata Ibu dua anak ini.

Selain itu ia juga mengatakan pernah menjalani pengobatan yang lain namun hasilnya sama yakni belum bisa membebaskan satu sisi wajahnya dari spasme. Ia masih belum puas dengan usahanya, akhirnya ia kembali mendatangi dokter untuk memeriksakan kedutan wajahnya. Dari dokter saraf berpindah ke dokter bedah saraf dan begitu seterusnya. “Pada saat saya periksa ke salah satu dokter saya memang sudah di sarankan untuk operasi dan saya setuju”, jelas Sunar. “Saya sudah daftar untuk operasi sudah dapat tanggalnya tapi setelah itu saya memutuskan mundur karena dengar dari kanan kiri kalau gagal resikonya bisa lumpuh, jadi saya takut dan berfikir dua kali”, tambah nenek dua cucu ini.

Akan tetapi Sunar tetap menjalani berbagai pengobatan yang bisa mengurangi kedutan wajahnya dan yang pasti bukan dengan jalan operasi. Hingga pada waktunya tiba ia mendapatkan informasi dari salah satu dokter saraf di Bandung. “dokternya bilang ke saya kalau ada mantan pasiennya telah berhasil di Surabaya dengan kasus yang sama seperti saya, lalu saya diberikan nomer telefon pasien itu”, ungkap Sunar. “Setelah bertemu dengan pasien tersebut saya dikasih buletin yang isinya tentang informasi pengobatan di Surabaya dan beberapa kisah mantan pasien yang berhasil berobat, makanya saya bisa sampai di sini”, lanjutnya dengan tertawa kecil.

Dengan penuh semangat Sunar mengatur jadwal konsultasi dengan dr. Sofyanto, Sp.BS agar bisa terbang ke Surabaya secepatnya. Namun seusai konsultasi Sunar tidak langsung memutuskan untuk operasi, ia dan keluarganya kembali ke Bandung untuk berdiskusi. “iya kira – kira 3 mingguan waktu itu, baru saya mengatur jadwal operasi”, tuturnya.

Pada 29 Mei 2013 operasi Sunar dilaksanakan di Surabaya setelah tiga minggu berlalu, dan perjuangannya tidak sia – sia sudah berobat ke Surabaya. Kedutannya hilang total dan satu sisi wajahnya kembali normal lagi. “Alhamduliilah,  kedutannya sudah hilang total saya bersyukur sekali, mungkin memang sudah diatur oleh Tuhan saya sembuhnya di sini”, ucapnya dengan wajah tersenyum sembari mengelus satu sisi wajahnya.

Affiliation

  • Komunitas Cervical Indonesia
  • Komunitas Trigeminal Neuralgia Indonesia
  • Comprehensive Brain & Spine
Previous Next

Polling

New Website

Bagaimana pendapat anda tentang tampilan baru website ini?

1
91
Tampilan bagus, isi bagus.
2
71
Tampilan bagus, isi kurang.
3
47
Tampilan kurang, isi kurang.
4
37
Tampilan kurang, isi bagus.
5 Votes left

Surabaya Corner

 peta-surabaya

Surabaya atau lebih dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan pertempuran heroik nya yang terjadi di tahun 1945 antara Pejuang-pejuang Arek-Arek Suroboyo melawan tentara Inggris.

Read more...

“The Soerabaja”, Games Souvenir Khas Surabaya Bikinan Mahasiswa Ubaya


sovenir-thesoerabaja 
 

Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan ternyata belum memiliki souvenir yang benar – benar khas Surabaya.

Read more...

Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda Sampai Fasilitas Manula


surabaya                    


Kota Surabaya saat ini tidak hanya dikenal dengan kebersihan dan kerapiannya saja tapi juga dikenal memiliki puluhan taman indah yang tersebar di berbagai penjuru kota. Taman yang lengkap dengan  aneka bunga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota tapi sekaligus menjadi tempat wisata bagi warga.

Read more...