Gathering III
Sabtu, 15 Agustus 2009 di Twin Plaza Hotel Jakarta

MEMBAWA OPTIMISME
Berondongan pertanyaan muncul ketika panitia gathering dan seminar HFS diadakan pada tanggal 15 Agustus di Twin Plasa Hotel Jakarta. “Pak seperti apa operasinya? Berapa lama pasien tinggal kalau seandainya harus operasi? Apakah nanti seluruh batok kepala dibuka?” Sabar tunggu dokter M Sofyanto SpBS.” Demikian panitia menyambut peserta.
Gathering ketiga ini dilaksanakan karena usulan dari mantan penderita yang menyatakan bahwa kasus HFS banyak dijumpai di Jakarta. Juga banyak yang ingin penjelasan langsung bagaimana proses penyembuhannya. “Oleh karena jarak yang jauh, kami berpikir bahwa sebaiknya kami yang ke Jakarta disbanding penderita HFS satu per satu dating ke Surabaya.” Demkian Lilih Dwi Priyanto, Ketua Komunitas HFS Indonesia.
Yang paling seru saat dibuka sesi tanya jawab yang dipandu langsung dr M Sofyanto SpBS. Pertanyaan seperti diawal tulisan ini kembali diulang. Setelah mendapatkan jawaban, tampak peserta-terutama penderitanya HFS lega dan puas atas penjelasan yang diberikan.
Acara bertambah seru saat cerita Shanti, 70 tahun, asal Bandung mengenai usahanya menyembuhkan HFS. Juga cerita menarik dari Budiman Lyhan asal Jakarta. Hadir pula Zaini Ikhsan, 71 tahun, asal Tanah Kusir Jakarta yang baru sembuh dari operasi 5 hari yang lalu. Menjelang acara berakhir masih banyak pertanyaan dari peserta seminar kepada mantan penderita HFS. “Wah kok luka operasinya tidak kelihatan ya, celetuk salah seorang peserta melihat bekas operasi Shanti. Awal pertemuan yang sedikit penuh misteri itu akhirnya berakhir dengan penuh optimisme dari penderita HFS.