Category: Testimonial
Oleh :
Lina, Banjarmasin
Saya adalah pengusaha bakery di Banjarmasin. Banyak masalah ketika masih kedutan dan merot juga repot saat menjual roti saya. Mana bisa jualan dengan muka merot, malah dikira nglirik-nglirik,
Oleh :
Liet Ingai, Bulungan Kaltim
Bagi Liet INGAI, penderita hemifacial spasm (muka merot) sejak 1998 sungguh tidak mengenakkan dan menyiksa batin, dan baru menemukan kesembuhan sebelas tahun kemudian, tepatnya tahun 2009.
TIDAK ada rasa sakit yang berarti pada para penderita hemifacial spasm, kecuali rasa malu yang teramat sangat. Rasa malu yang terus-menerus dirasakan bisa mematikan semangat bergaul dan bekerja pasien penyakit ini.
Menjalani operasi penyembuhan hemi facial spasm (HFS) tidak hanya membutuhkan kemampuan finansial, tapi juga keteguhan mental.
Informasi tentang penyembuhan hemi facial spasm (HFS) masih minim. Banyak penderita dengan keluhan kejang spontan pada bagian wajah yang mengetahui bahwa kelainan itu bisa disembuhkan. Mengetahui secara tidak sengaja menjadi pengalaman Soeparto.